w
w w . B u d i m a n S u d j a t m i k o . n e t
6
Pelanggaran azas perlindungan atas keamanan pribadi (
right to security of
person
)
Pelanggaran azas perlindungan atas harta benda (
right to property
).
Kemauan kita
untuk menarik pelajaran ini akan bisa mencegah jatuhnya korban
-
korban yang
lain. Dan keberhasilan kita untuk melacak akar persoalannya, akan bisa mencegah peristiwa
serupa terulang lagi. "NUNCA MAS!" atau "Jangan terulang lagi!" demikian kata rakyat Arge
ntina
dalam dokumennya untuk mengenang pelanggaran
-
pelanggaran hak asasi selama rezim militer
berkuasa. Demikian juga, kami nyatakan di sini: "Jangan terulang lagi," agar kedaulatan rakyat
bisa kita selamatkan dari tirani. Oleh karena itu, perlu di sini d
itegaskan bahwa kasus kami ini
dipicu oleh peristwa 27 Juli yang berkait erat dengan kasus PDI. Ada baiknya, kita soroti duduk
perkaranya.
Kepada Rakyat Indonesia yang kami cintai, yang kehormatan dan kedaulatannya terenggut
selama 30 tahun lebih,
Tak b
isa dipungkiri, peristiwa 27 Juli dan latar belakang yang menjadi pemicunya adalah satu
rangkaian peristiwa politik. Yakni peristiwa tarik
-
menarik yang penuh ketegangan. Yang
pertaruhannya adalah kedaulatan rakyat dalam kehidupan politik kita. Dan peristiw
a tersebut
menyangkut salah satu inti dalam kehidupan politik, yakni partai politik. Dalam hal ini ia
menyangkut Partai Demokrasi Indonesia.
Pertanyaannya sekarang adalah: Apa saja yang dipertaruhkan dalam rangka menegakkan
kedaulatan rakyat? Bagaimana i
a harus dilakukan untuk menegakkan arah perjalanan republik?
Daniel Lev, seorang pengamat politik, menyatakan setidaknya ada 6 hal yang harus diperhatikan
untuk membangun republik ini. Yaitu:
Bahwa demokrasi harus menjadi standar dari sistem politiknya,
Harus disadari bahwa republik itu merupakan suatu lembaga yang terdiri dari
lembaga
-
lembaga negara dan lembaga
-
lembaga masyarakat. Lembaga negara
yang dimaksudkan antara lain: birokrasi,
militer dan badan
-
badan legislatif
(parlemen/DPR) serta pengadilan. Sedangkan lembaga
-
lembaga masyarakat
antara lain: Partai Politik, LSM, Pesantren dan lain
-
lain. Lembaga
-
lembaga
tersebut sangat penting, karena dengan merekalah rakyat selalu berurusan
da
lam kehidupan sehari
-
hari,
Perlu ada mekanisme yang demokratis dalam mengatus segara urusan di
dalam lembaga
-
lembaga masyarakat, seperti partai maupun LSM. Karena
melalui lembaga
-
lembaga masyarakat tersebutlah, rakyat akan mengontrol
lembaga
-
lembaga negara,
Haruslah disadari
bahwa dalam setiap lembaga, baik itu lembaga negera
maupun maupun masyarakat, selalu ada elite. Elite inilah yang cenderung
mempertahankan kemapanan atau bahkan selalu memperkuat posisinya sendiri,
Oleh karena itu, dalam suatu republik, elite ini haru
s bisa dikontrol oleh
lembaga
-
lembaga yang demokratis,
Dalam membangun perekonomiannya, harus ada kontrol terhadap MODAL
oleh rakyat melalui lembaga
-
lembaga masyarakat
Tidak ada komentar:
Posting Komentar