Segala puji bagi Alloh yang telah
menciptakan alam semesta beserta isinya untuk kesejahteraa dan kepentingan
manusia. Tuhan yang kasih sayangnya tidak terhingga, Tuhan yang kekuasaan-Nya
tiada yang menandinginya, Tuhan yang maha tinggi dan maha mulya. Hanya
kepada-Nya kita menyembah da berserah diri, dan hanya kepada-Nya kita memohon
pertolongan.
Sholawat serta salam tak lupa kita sanjungkan kepada Nabi Muhammad SAW, Nabi yang berakhlak Al-Qur’an dan yang maksum dari segala dosa.
Saya ucapkan terima kasih kepada pembawa acara yang telah memberi saya kesempatan untuk menyampaikan pidato pada kesempatan ini. Pada kesempatan kali ini, saya akan menyampaikan sebuah judul : PEMUDA HARAPAN
Saudara-saudara yang dirohmati Alloh :
Alloh berfirman dalam Al-Qur’an yang artinya :
“Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk seluruh manusia, menyuruh kepada yang baik dan mencegah kepada yang mungkar dan beriman kepada Alloh” (QS. Ali Imron : 11)
Dalam ayat tersebut, umat Islam merupakan umat
yang terbaik penciptaannya. Umat yang memiliki keunggulan dibanding umat
lainnya. Umat Islam ditakdirkan memiliki keunggulan dalam kaitanya sebagai
kholifah dimuka bumi. Akan tetapi kondisi umat islam saat ini belum menunjukan
keunggulan yang sebenarnya. Seandainya kita bersikap jujur dan merenungkan
kembali kondisi umat Islam saat ini. Kemerosotan da kemunduran umat islam
dikarenakan sikap umat islam tahap demi tahap telah meninggalkan taulada dari
pribadi yang mulia, Nabiyulloh Muhammad SAW.Sholawat serta salam tak lupa kita sanjungkan kepada Nabi Muhammad SAW, Nabi yang berakhlak Al-Qur’an dan yang maksum dari segala dosa.
Saya ucapkan terima kasih kepada pembawa acara yang telah memberi saya kesempatan untuk menyampaikan pidato pada kesempatan ini. Pada kesempatan kali ini, saya akan menyampaikan sebuah judul : PEMUDA HARAPAN
Saudara-saudara yang dirohmati Alloh :
Alloh berfirman dalam Al-Qur’an yang artinya :
“Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk seluruh manusia, menyuruh kepada yang baik dan mencegah kepada yang mungkar dan beriman kepada Alloh” (QS. Ali Imron : 11)
Faktor inilah yang menjadikan umat islam kehilangan potensi dan keunggulan. Potensi ilmu pengetahuan yang bersumber dari Al-Qur’an merupakan bukti nyata, akan tetapi kita justeru cenderung meninggalkan nilai-nilai Al-Qur’an dan menjadikan tren hedonisme sebagai tuntunan kehidupan kita.
Sebagai pemuda yang akan memegang nasib umat dimas mendatang, kita seharusnya mulai menyadari dan mengadakan perubahan mulai sekarang. Kita seharusnya tidak mengikuti meniru pola kehidupan pemuda pemudi yang lebih mengidolakan artis daripada ulama. Kita lebih mengenal lagu-lagu yang tidak mendidik daro pada fatwa-fatwa ulama, hadist-hadist nabi bahkan kandungan Al-Qur’an. Pergaulan pemuda-pemudi sudah begitu bebas, mereka bergaul dengan pergaulan ala barat, dan meninggalkan pergaulan ala timur yang menjunjung tinggi nilai-nilai moral.
Sebagai pemuda yang berperan ditengah umat dimasa datang, Kita harus mampu dan memiliki
Tidak ada komentar:
Posting Komentar